Sesungguhnya Allah 'Azza wa Jalla mensyariatkan ‘udhiyah
(berkorban) sebagai sarana untuk bertaqarrub kepada-Nya dan sebagai
kemurahan untuk umat manusia pada hari raya. Allah telah memerintahkan
kepada bapak para Nabi, Ibrahim 'alaihis salam supaya
menyembelih anaknya, Ismail. Lalu beliau menyambut perintah Allah tadi
tanpa ragu. Karenanya Allah Ta’ala memberikan ganti dari langit sebagai
tebusan bagi anaknya, “Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.”
(QS. Al-Shafat: 107). Sejak saat itulah, umat manusia menyembelih hewan
ternak dalam rangka melaksanakan perintah Allah dengan mengalirkan
darah. Dan berkurban merupakan amal ketaatan yang sangat utama.
Tulisan Jalan Kalla bulan september Oleh: Sukaena
-
Pada hari Sabtu, 13 September 2025, kelas VII SMP Islam Athirah Makassar
melaksanakan kegiatan fieldtrip sains ke PPLH Puntondo Takalar. Tujuan
kegiatan...
11 bulan yang lalu






